Jakarta, 6 Oktober 2026 – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai penguatan industri berbasis digitalisasi dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Transformasi teknologi di sektor industri dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing. Vietnam menjadi salah satu negara yang diperhatikan karena mampu mencatat perkembangan ekonomi seiring penguatan sektor industri dan pemanfaatan teknologi.
Digitalisasi memungkinkan perusahaan mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan ketepatan dalam pengelolaan sumber daya. Pemanfaatan otomatisasi, analisis data, kecerdasan buatan, dan teknologi lainnya dapat membantu industri meningkatkan kapasitas produksi. Transformasi tersebut juga membuka peluang munculnya model bisnis baru yang dapat memperluas aktivitas ekonomi.
Airlangga menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri digital karena didukung pasar domestik yang luas. Pertumbuhan ekonomi digital juga dapat memberikan efek berantai terhadap sektor lain, mulai dari manufaktur, perdagangan, logistik hingga jasa keuangan. Tantangannya adalah memastikan pemanfaatan teknologi dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Pengalaman Vietnam menjadi perhatian karena negara tersebut terus memperkuat sektor manufaktur dan menarik investasi untuk mendukung aktivitas industrinya. Indonesia juga berupaya meningkatkan daya tarik investasi dengan memperbaiki iklim usaha serta mendorong pengembangan industri bernilai tambah. Digitalisasi dapat menjadi bagian penting untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat posisi industri nasional dalam rantai pasok global.
Transformasi industri membutuhkan dukungan infrastruktur digital serta sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha. Peningkatan kemampuan tenaga kerja menjadi semakin penting ketika perusahaan mulai menggunakan teknologi yang lebih kompleks. Pendidikan, pelatihan, dan peningkatan keterampilan perlu berjalan seiring dengan investasi pada teknologi produksi.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah juga memiliki peluang memperoleh manfaat dari transformasi digital. Penggunaan teknologi dapat membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta terhubung dengan ekosistem industri yang lebih besar. Pemerataan akses teknologi menjadi penting agar manfaat digitalisasi tidak hanya dinikmati perusahaan berskala besar.
Dorongan terhadap digitalisasi industri diharapkan dapat membantu Indonesia menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan. Pengalaman negara seperti Vietnam dapat menjadi pembanding dalam melihat peran industri dan teknologi terhadap peningkatan aktivitas ekonomi. Indonesia tetap perlu mengembangkan strategi yang sesuai dengan karakter ekonomi nasional agar transformasi digital memberikan manfaat luas bagi industri dan masyarakat.