Jakarta, 18 September 2026 – Harga emas 24 karat kembali menjadi perhatian menjelang perdagangan Sabtu, 19 September 2026, setelah harga logam mulia menunjukkan kecenderungan menguat. Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram tercatat Rp2.638.000, naik Rp15.000 dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.623.000 per gram. Untuk ukuran 0,5 gram, harga berada di Rp1.369.000, sedangkan pecahan 2 gram dipasarkan Rp5.216.000. Emas Antam ukuran 5 gram tercatat Rp12.965.000 dan ukuran 10 gram mencapai Rp25.875.000. Pada pecahan lebih besar, harga 25 gram berada di Rp64.562.000 dan 100 gram mencapai Rp258.012.000. Pergerakan tersebut memperpanjang tren penguatan emas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Harga emas yang dipasarkan melalui jaringan Pegadaian juga bergerak pada level tinggi dengan perbedaan berdasarkan merek dan ukuran. Emas Galeri24 ukuran 1 gram tercatat Rp2.584.000, sedangkan ukuran 0,5 gram berada di Rp1.356.000. Untuk pecahan 5 gram, harganya mencapai Rp12.673.000 dan ukuran 10 gram sebesar Rp25.277.000. Sementara emas UBS ukuran 1 gram dipasarkan Rp2.610.000, ukuran 5 gram Rp12.797.000 dan 10 gram Rp25.458.000. Perbedaan harga tersebut dipengaruhi merek, biaya produksi, ukuran serta kebijakan penjualan masing-masing produk. Konsumen perlu memperhatikan pula harga pembelian kembali karena nilainya berbeda dengan harga jual.
Produk emas Antam yang tersedia melalui jaringan penjualan Pegadaian juga memiliki harga berbeda dibandingkan pembelian langsung melalui kanal Logam Mulia. Untuk ukuran 1 gram, harga jual Antam di jaringan tersebut berada di kisaran Rp2,6 juta, bergantung pada jenis produk dan kanal transaksi. Perbedaan harga antarkanal merupakan hal yang umum karena terdapat komponen biaya dan kebijakan perdagangan masing-masing penyedia. Karena itu, calon pembeli tidak hanya perlu membandingkan harga per gram, tetapi juga mempertimbangkan selisih antara harga jual dan buyback. Selisih tersebut menjadi salah satu faktor penting terutama bagi masyarakat yang membeli emas sebagai instrumen penyimpanan nilai. Harga juga dapat mengalami pembaruan selama periode perdagangan.
Sementara itu, emas 24 karat produksi Hartadinata Abadi menawarkan harga yang relatif berbeda. Produk ukuran 1 gram tercatat Rp2.473.000, sedangkan ukuran 2 gram berada di Rp4.906.000 dan pecahan 5 gram mencapai Rp12.175.000. Untuk ukuran 10 gram, harga tercatat Rp24.280.000, sementara 25 gram berada di Rp60.425.000. Produk berukuran 100 gram dipasarkan Rp241.500.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp1.202.500.000. Adapun emas Hartadinata ukuran 1.000 gram atau satu kilogram tercatat Rp2.405.000.000. Variasi tersebut menunjukkan konsumen memiliki sejumlah pilihan produk emas 24 karat dengan struktur harga berbeda.
Penguatan harga emas domestik berlangsung ketika harga emas dunia kembali bergerak naik dan berada di sekitar US$4.380 per troy ounce. Pergerakan logam mulia global dipengaruhi kombinasi kebijakan suku bunga, pergerakan dolar Amerika Serikat serta perkembangan kondisi ekonomi dan geopolitik. Harga emas dunia tercatat mengalami kenaikan mingguan setelah sebelumnya berada dalam tekanan selama beberapa pekan. Namun, penguatan dolar AS masih menjadi faktor yang dapat membatasi kenaikan lebih lanjut. Perubahan harga internasional kemudian dapat memengaruhi harga emas domestik bersama pergerakan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut membuat harga emas dapat berubah dalam waktu relatif cepat mengikuti dinamika pasar.
Masyarakat yang berencana membeli emas disarankan memperhatikan tujuan pembelian, ukuran produk serta harga buyback sebelum melakukan transaksi. Pecahan kecil biasanya memiliki harga per gram lebih tinggi dibandingkan pecahan besar karena terdapat biaya produksi dan kemasan. Sebaliknya, pecahan besar dapat menawarkan harga per gram yang lebih rendah, tetapi membutuhkan dana pembelian lebih besar. Perbandingan antara Antam, produk di Pegadaian dan Hartadinata juga perlu dilakukan berdasarkan harga pada waktu transaksi karena masing-masing dapat melakukan pembaruan berbeda. Kenaikan harga pada 19 September 2026 menunjukkan emas masih berada pada level tinggi setelah menguat dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan berikutnya akan tetap dipengaruhi perkembangan harga emas dunia, nilai tukar rupiah serta arah kebijakan moneter global.