Perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta di kawasan Bundaran HI menjadi peluang bagi banyak pelaku usaha kecil untuk menambah penghasilan. Salah satunya adalah pedagang penyewaan tikar atau yang akrab disebut “tukang tikar semen” dari kawasan Ragunan yang mencoba peruntungan dengan menawarkan jasa kepada ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara.
Sejak sore hari, para pedagang mulai berdatangan membawa tikar untuk disewakan kepada masyarakat yang ingin menikmati berbagai hiburan dengan lebih nyaman. Banyak keluarga dan kelompok pengunjung memanfaatkan jasa tersebut agar dapat bersantai sambil menyaksikan rangkaian pertunjukan yang digelar di ruang terbuka.
Ramainya pengunjung memberikan harapan bagi para pedagang untuk memperoleh pendapatan lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa. Mereka mengaku momentum perayaan berskala besar seperti HUT Jakarta menjadi kesempatan yang jarang datang dan sangat membantu meningkatkan pemasukan.
Selain pedagang penyewaan tikar, berbagai pelaku usaha mikro lainnya juga turut meramaikan kawasan Bundaran HI. Penjual makanan, minuman, hingga aksesori memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung untuk menawarkan beragam produk kepada masyarakat yang hadir.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai penyelenggaraan kegiatan publik tidak hanya menghadirkan hiburan bagi warga, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas selama perayaan berlangsung.
Bagi para pedagang, kemeriahan HUT Jakarta menjadi lebih dari sekadar pesta rakyat. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan usaha mereka kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.